Search

Memuat...
Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Pengikut

Our Partners

Resources

Bookmarks

Selasa, 13 Maret 2012
SMP Negeri 33 Bandung Kembangkan Sekolah Berbasis Lingkungan


Bandung, Jurnalis 33
Sejak awal tahun 2011, Kepala SMP Negeri 33  Bandung Hj. Elia Suganda, M.Pd. mempunyai komitmen untuk mengembangkan SMP Negeri 33 Bandung sebagai salah satu Sekolah Berbasis Lingkungan (SBL) di kota Bandung. Hal itu antara lain yang dikemukakan Wakil Kepala SMP Negeri 33 Bandung, Dra. Sringatun, M.M. (26/10)
Pengukuhan tekad SMP Negeri 33 Bandung untuk mengembangkan SBL, juga disampaikan Kepala SMP Negeri 33 Bandung dalam sambutannya ketika menyambut kunjungan Wali Kota Bandung Dada Rosada ke SMP Negeri 33 Bandung (29/9). Pengukuhan tekad tersebut ditandai dengan penanaman pohon oleh Wali Kota Bandung di halaman masjid sekolah, Nurul Anshor.
Lebih lanjut, Dra. Sringatun, M.M., yang juga koordinator SBL mengemukakan bahwa komitmen SMP Negeri 33 Bandung mengembangkan SBL adalah komitmen untuk menciptakan dan membentuk karakter dan kepedulian siswa terhadap lingkungan karena lingkungan adalah kehidupan kita. SBL diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian siswa, peduli dengan kesehatan, keindahan sekolah, dan peduli dengan kondisi alam. Dengan terciptanya lingkungan atau fasilitas sekolah yang baik, kondusif, asri, dan sejuk diharapkan dapat meningkatkan motivasi, menumbuhkan karakter, dan mengembang-kan potensi siswa dalam pembelajaran.
Beberapa fasilitas pendukung dalam upaya melaksanakan SBL di SMP Negeri 33 Bandung diantaranya membuat taman sekolah, melakukan penghijauan, menyediakan komposter, adanya green house, penyediaan tempat sampah organik dan anorganik, dan menata kantin sehat. Penataan taman sekolah, setiap lahan kosong ditata dengan baik, sehingga taman ada di berbagai tempat, di depan sekolah, di samping dan di belakang sekolah. Penghijauan dilakukan mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pengelolaan lingkungan hidup (P4LH), sehingga sekolah tampak asri, rindang dan sejuk.
Prioritas utama program SBL yang dikembangkan di SMP Negeri 33 Bandung diarahkan pada 4 LK yaitu  menanamkan kepada siswa berkaitan dengan ketertiban, kebersihan, keindahan, dan kesehatan. 
Program tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan membentuk organisasi pencinta lingkungan atau peduli lingkungan seperti  “Anak Pencinta Lingkungan” (ACIL). Mereka diberi arahan untuk mengembangkan kepeduliannya terhadap lingkungan sekolah, ada bagian penanggulangan peduli kebersihan lingkungan, penanggulangan air bersih, dan penanggulangan sanitasi. Dalam hal penang-gulangan sampah, dilakukan dengan cara 3R yaitu reduce, reuse,dan recycle.
Pengembangan SBL di SMP Negeri 33  Bandung dilaksanakan bekerjasama dengan pihak-pihak lain, baik instansi pemerintah, maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM). Pelaksanaan SBL bekerjasama dengan dinas pendidikan, dinas kesehatan, dinas kebersihan, dan dinas pertamanan. Kerjasama juga dilakukan dengan LSM seperti LSM Rindu Rimbun, dan Bandung Hijau.
Dengan demikian, SBL sangat terkait dengan upaya menciptakan sekolah sehat. Sekolah sehat terbentuk dari SBL. Implementasi  SBL diarahkan pada bagaimana menata sekolah yang sehat.
Pada akhir wawancara, Dra. Sringatun M.M., selaku Ketua MGMP PLH Kota Bandung, menegaskan bahwa program SBL sangat baik dilaksanakan di sekolah karena dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan pengembangan SBL di SMP Negeri 33 Bandung diharapkan siswa dapat tersentuh dan termotivasi, dan merasa terpanggil untuk membenahi lingkungannya dan hasilnya akan dirasakan oleh semua. (Nanda AlifaFikriyah, Jurnalis 33, Kelas 8H, Juara I Lomba Menulis Jurnalistik Tingkat Sekolah dalam Rangka Hari Sumpah Pemuda, 2011
Bandung, SMP 33
Menurut Kepala SMP Negeri 33 kota Bandung Hj. Elia Suganda, M.Pd., SMP Negeri 33 Bandung merupakan salah satu sekolah mini piloting di kota Bandung yang ditunjuk dinas pendidikan untuk menerapkan Pengarustamaan Gender (PUG) bidang pendidikan. Dengan demikian SMP Negeri 33 Bandung merupakan salah satus ekolah di Jawa Barat yang merupakan sekolah berwawasan  Gender. Hal itu antara lain yang dikemukakan Wakasek Kurikulum SMP Negeri 33 Bandung, Drs. Agus Hendra (9/2).
Pada tanggal 19 Januari 2012 di SMPN 33 Bandung diadakan sosialisasi PUG  gender bidang pendidikan.  Sosialisasi PUG Gender dibuka oleh Dr. Theresia Widyanti, M.Si., Kepala Bidang PLS Dinas Pendidikan kota Bandung. Dalam sambutannya Dr. Theresia mengemukakan bahwa PUG Gender bidang pendidikan merupakan program provinsi  dan ditindaklanjuti oleh pemerintah kabupaten/kota melalui dinas pendidikan. Di kota Bandung PUG Gender bidang pendidikan diujicobakan di beberapa sekolah di berbagai tingkatan, yaitu SD, SMP, SMA, dan SMK masing-masing 2 sekolah. Padatahun 2012 ini untuk tingkat SMP yang di tunjuk yaitu SMPN 33 dan SMPN 48 kota Bandung. Kegiatan sosialisasi PUG Gender di SMPN 33 Bandung diikuti oleh perwakilan guru, perwakilan siswa, pengurus komite sekolah, dan tokoh masyarakat (ketuaRT dan Ketua RW) yang ada di sekitar lingkungan sekolah.Di depan sekolah terpampang spanduk dengan tulisan “SMP Negeri 33 Bandung, SekolahBerwawasan Gender”. Hal itu merupakan salah satu wujud komitmen bahwa SMP Negeri 33 Bandung mengimplementasikan keseteraan gender.
Lebih lanjut wakasek kurikulum, menjelaskan bahwa “Penerapan program kesetaran gender di sekolah pada dasarnya adalah kegiatan merencanakan dan melaksanakan berbagai program yang responsive terhadap gender. Kesetraan gender yaitu kedudukan antara laki-laki dan perempuan dipandang memiliki potensi yang sama. Implementasinya di sekolah dalam berbagai program atau kegiatan di sekolah diupayakan antara laki-laki dan perempuan sama-sama berperan, baik dalam kegiatan kurikuler (pembelajaran) maupun dalam kegiatan ekstrakurikuler. Dalam ekskul diupayakan peserta tidak didominasi oleh laki-laki atau perempuan saja tetapi diupayakan merupakan perpaduan antara laki-laki dan perempuan”.
Untuk memudahkan dalam mengevaluasi program PUG gender di SMP Negeri 33 Bandung, dalam kegaiatan pembelajaran untuk saat ini diujicoba dalam 2 mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia dan PKn. Dalam pelajaran bahasa Indonesia,  misalnya membuat cerpen dengan tema kesetaraan gender atau menyiapkan bahan ajar berupa wacana atau bacaan-bacaan yang bertema kesetaraan gender.  Demikian antara lain hasil wawancara dengan wakasek kurikulum SMP Negeri 33 Bandung.
Responsif terhadap gender itu maksudnya keseimbangan dalam merespons terhadap kebutuh antara peranan laki-laki dan perempuan yang sejajar sesuai dengan kodrat kemanusiaannya. Kesetaraan gender di kelas, contohnyajika KM perempuan maka diupayakan wakilnya laki-laki, atau sebaliknya. Kalau ke toilet perempuan memerlukan waktu yang relatif lama disbanding dengan laki-laki maka jumlah toilet putrid diupayakan lebih banyak daripada toilet laki-laki.
Pada akhir wawancara,  Drs. Agus Hendra yang juga mantan ketua MGMP Bahasa Indonesia kota Bandung,  menegaskan bahwa penerapan kesetaraan gender  di SMP Negeri 33 Bandung akan tercapai sesuai dengan harapan bila semua komponen yang ada di lingkungan sekolah meresponsnya dengan baik. Dengan penerapan kesetaraan gender di SMP Negeri 33 Bandung diharapkan antara laki-laki dengan perempuan dapat berperan bersama-sama dalam mengembangkan sekolah ke arah yang lebih baik, selaras dengan visi dan misi sekolah dan sesuai dengan tujuan pengarustamaan (PUG) gender bidang pendidikan yang sesungguhnya. (Nanda Alifa Fikriyah, dkk., Siswa SMP Negeri 33 Bandung, Kelas 8H, Teks berita ditulis untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia, Guru Pembimbing Ibu Marfiah Iskhak)
SMP Negeri 33 Bandung berdiri tahun 1984, pada awalnya SMP Negeri 33 Bandung menginduk ke SMP Negeri 3 Bandung dengan nama kepala sekolahnya yaitu Bapak Wasmin Sudarjo, namun secara praktis kegiatan belajar mengajar dilakukan di Gedung SKP (Sekolah Kepandaian Putri) yang beralokasi di Jalan Kautamaan Istri yang sekarang menjadi SMP Negeri 43 Bandung.

SMP Negeri 33 Bandung pada tahun pertama merupakan pengembangan dari SMP Negeri 3 Bandung, karena pada saat itu siswa-siswi yang direkrut merupakan hasil seleksi penerimaan siswa baru yang dilakukan SMP Negeri 3 Bandung, dan pada saat itu jumlah siswa-siswi angkatan I yang ditempatkan di SMP Negeri 33 Bandung kurang lebih 160 siswa yang terbagi dalam 4 (empat) kelas yang diberi nama kelas 1K, L, M dan 1 N.

Adapun jumlah pengajar pada saat itu berjumlah 5 orang yaitu:
    1. Engku Sumitra Guru Bahasa Sunda
    2. Alu Efendi Guru Matematika
    3. Kusnadi Guru IPS
    4. Cecep Sumirat Guru IPS
    5. Sri Sunarsih Guru Keterampilan, dan sisanya adalah guru-guru pengajar SMPN 3 Bandung

      Pada tahun 1985, SMP Negeri 33 Bandung menempati gedung sendiri yang beralokasi di Jalan Babakan Tarogong dan pada saat itu Kepala Sekolahnya adalah Bapak Ch. Usman periode tahun 1985-1993. Kemudian pada tahun selanjutnya kepala sekolah yang ditugaskan untuk memimpin SMP Negeri 33 Bandung ini secara berturut-turut adalah sebagai berikut:


      Sejak saat itu pergantian pimpinan sekolah dapat diurutkan sebagai berikut :
      1. Tahun 1993-1997 dipimpin oleh Bapak Drs. H. Yoyo Rusadiana
      2. Tahun 1997-2001 dipimpin oleh Bapak Drs. Uan Hermawan
      3. Tahun 2002-2005 dipimpin oleh Bapak M. Wardji, A.Md.
      4. Tahun 2005-2008 dipimpin oleh Bapak Drs. H. Riadi Sofwandy
      5. Tahun 2008-sekarang dipimpin oleh Ibu Hj. Elia Suganda, M.Pd.

      Tahun 1990-2000 Program unggulan dari SMP Negeri 33 Bandung dibidang kesenian meraih tropi kejuaraan, seiring dengan perkembangannya tidak hanya dibiang kesenian saja tapi merambah ke olahraga, salah satunya cabang Pencak Silat sudah bisa berbicara di tingkat kota dan daerah, terakhir cabang Bola Voli salah satu siswi dari SMP Negeri 33 Bandung terpilih untuk mewakili Jawa Barat untuk tingkat Nasional dan meraih Juara Harapan I.


      Kemudian dari tahun ke tahun animo masyarakat untuk masuk SMP Negeri 33 Bandung sangat bagus, ini terbukti dengan banyaknya jumlah pendaftar yang meningkat secara signifikan setiap tahunnya sehingga passinggrade juga mengalami kenaikan terus. dan SMP Negeri 33 Bandung, baru pada tahun pelajaran 2011-2012 mengalami kenaikan Kluster, dari Kluster IV menjadi Kluster II.
Visi :
BERTAQWA, BERKEPRIBADIAN, BERKOMPETENSI DAN BERPRESTASI
Misi :
  1. Meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui pembacaan dan pemahaman tafsir ayat-ayat suci Al-Quran
  2. Membiasakan pengamalan ibadah: sholat sunat dhuha, sholat Dzuhur berjamaah, ibadah Jumat, pembinaan akhlak muslimah, pengajian rutin bulanan, pengajian menjelang bulan Ramadhan, pesantren Ramadhan, pengelolaan qurban, dan pengelolaan zakat, infaq, dan shadaqah.
  3. Mengembangkan kepribadian yang luhur melalui pembiasaan membudayakan 3S yaitu: Senyum, Salam dan Sapa.
  4. Menumbuhkembangkan nilai-nilai ketuhanan dan nilai-nilai kehidupan yang bersifat universal dan mengintegrasikannya dalam kehidupan
  5. Meningkatkan kompetensi dalam prestasi akademik dan non akademik.
  6. Meningkatkan daya saing di era globalisasi dengan penguasaan IT (Information Technology).
  7. Meningkatkan pengetahuan melalui pembiasaan membaca.

Tujuan :
  • Keterserapan siswa di SMA/SMK melalui perolehan nilai ujian nasional dan ujian sekolah dengan nilai rata-rata 80
  • Meningkatkan perolehan nilai akademis setiap jenjang minimal 2,0
  • Mampu berkomunikasi secara aktif dengan Bahasa Indonesia, Bahasa Sunda, dan Bahasa Inggris untuk memperoleh prestasi pada setiap perlombaan di tingkat kota, provinsi dan nasional
  • Keterserapan siswa di SMA/SMK melalui jalur prestasi non akademis dalam bidang olah raga dan seni.
  • Menghasilkan atlet di bidang olahraga seperti pencak silat, futsal, karate, atletik, dan bola voli
  • Menjadi juara pada perlombaan di tingkat kota dan provinsi yang diikuti.
  • Menciptakan lingkungan sekolah yang berbudaya lokal dan nasional
  • Membiasakan senyum, salam dan sapa untuk seluruh warga di lingkungan SMP Negeri 33 Bandung
  • Membiasakan membaca buku fiksi dan non fiksi seluruh warga di lingkungan SMP Negeri 33 Bandung
  • Menjadi duta baca untuk berbagai kegiatan
  • Membiasakan bertutur kata dan berprilaku sopan santun bagi seluruh warga SMP Negeri 33 Bandung.

About Me

Foto Saya
Wnz krenz
saya pencinta gamer dan usaha
Lihat profil lengkapku